Tips Struk Mesin Kasir Sebagai Alat Kontrol Kecurangan Kasir

on Rabu, 09 Februari 2011


Sebagai penjual mesin kasir dan alat alat barcode seringkali saya ditanya calon pembeli yang ingin mengetahui secara detil keuntungan menggunakan mesin kasir terutama dari sisi aspek pengontrol kecurangan yang mungkin terjadi dilakukan oleh kasir.

Pertanyaan yang paling sering muncul yaitu, apakah dengan saya memakai mesin kasir stok akan terkontrol? apakah dengan memakai mesin kasir stok keluar (Check Out Process) akan terdeteksi semua?
Jawaban dari pertanyaan ini sebetulnya cukup mudah dan tidak rumit, hanya saja memang bagi mereka yang belum bisa memiliki bayangan implementasi penerapan tersebut akan susah membayangkannya.
Pertama, Mesin kasir jenis apa dulu yang dipakai? Seperti kita bahas dalam postingan kita sebelumnya tentang mesin kasir, secara garis besar mesin kasir di bagi 2 jenis yaitu mesin kasir elektronik (Electronic Cash Register/ ECR) dan mesin kasir komputer/ komputer kasir ( Point Of Sale/ POS System) mesin kasir elektronik kebanyakan untuk di level entri atau low end tidak bisa mengontrol stok, namun hanya benar benar Cash Register (Mencatat cash flow keluar masuknya uang saja) namun untuk yang High End selain fungsi utama cash register bisa juga mengontrol stok barang walaupun secara kapasitas pada umumnya terbatas tergantung dari kapasitas RAM (Random Access Memory) nya.
Kita dalam postingan ini tidak memfokuskan pada jenis jenis mesin kasir namun menjawab apakah mesin kasir mampu mengontrol kemungkinan kecurangan yang dilakukan oleh kasir?
Sebuah ilustrasi: seorang kasir sebut saja Vannie meminta adiknya untuk belanja ke swalayan tempat dia bekerja, lalu waktu check out si adik tadi di proses oleh kakaknya yang memang bertugas sebagai kasir, si adik tadi di keranjang memasukan 5 item barang, namun oleh si kakak di masukan ke proses input penjualan pada mesin kasir hanya 3 item, yang 2 di masukan begitu saja ke kantung kresek tanpa di scan barcode/ di input.
Dengan ilustrasi di atas maka kita tau kalau secanggih apapun mesin kasir dan sistem yang ada tidak mampu 100% mengontrol kecurangan kasir, salah satu yang bisa di antisipasi adalah dengan re check ulang di pintu keluar oleh petugas security seperti yang dulu pernah dilakukan di Makro. namun apakan hal semacam ini bisa membuat nyaman bagi pembeli ?
Ilustrasi Ke-2 yaitu: di sebuah salon perawatan rambut, customer A sedang di servis dengan hair spa karena rambut A tadi panjang maka tarifnya Rp 300.000.- namun waktu proses pembayaran di kasir oleh si kasir Customer A tadi tidak di input di mesin kasir dengan tarif rambut panjang Rp 300.000.- namun tarif rambut pendek yaitu Rp 200.000.- dan struk tidak di kasihkan pada Customer A tadi. Selisih Rp 100.000.- masuk ke kantung si kasir. Nah apakah mesin kasir bisa mengontrolnya?
Berarti Mesin Kasir tidak 100% menjadi solusi pengontrol kecurangan kasir? ada beberapa trik yang sering dilakukan toko-toko dalam mengantisipasinya mungkin dengan bantuan CCTV (Camera), Cermin cembung, Rolling kasir dll
Salah satu trik yang pernah saya jumpai yaitu dengan struk transaksi mesin kasir yang biasanya di kasihkan ke pelanggan/ customer

Kertas struk hal sepele memang, sering dari kita sebagai pembeli jarang sekali meneliti apakah kertas struk yang di berikan pada kita sudah benar (Correct) ? Sering kita mengabaikan, karena kita dah yakin pasti benar.
Kalau ilustrasi ke-2 tadi maka apa yang terjadi? karena pelanggan tidak menerima struk maka kasirpun bisa melakukang kecurangan. Di sebuah toko saya pernah melihat ada tulisan di kasir yang isinya “Minta dan Periksalahlah stuk pembelian pada kasir, bila Anda tidak menerima struk (Isi Struk Tidak Cocok) silahkan Hubungi Manager/Pengelola kami akan berikan Hadiah, Gift menarik bagi Anda”
Kira kira secara psikologis masih ada nyalikah kasir untuk melalukan kecurangan seperti ilustrasi ke-2 tadi?
Namun yang pasti tetap Anda butuh mesin kasir yang mampu mengeluarkan truk / nota penjualan, bagaimana menurut Anda?  
sumber : www.mahesajenar.com.

1 komentar:

belajar mengatakan...

ayo silahkan memberi komentar anda, paman ingin tahu apa pendapat anda

Posting Komentar